Jumat, 07 Juni 2013

FINNALY, I FOUND YOU

Reza & Dira pergi ke suatu tempat yang indah . Reza berniat mengajak Dira pergi karna ada sesuatu hal yang ingin dibacarakan Reza kepada Dira. Ternyata Reza membawa Dira ke suatu taman yang indah di pinggiran selatan Jakarta.
“Dir, ada yang aku pengen bicarakan sama kamu” ucap Reza mengawali pembicaraannya.
“ Bicara apa?. Yaudah bicara aja kenapa mesti bawa aku ketempat yang jauh begini ?” jawab Dira.
“Aku sengaja bawa kamu kesini supaya Karin & teman2 gak tau kita pergi berdua”. Jawab Reza
“Yaudah apa yang ingin kamu bicarakan sama aku ?” Tanya Dira.
“aku cinta sama kamu Ra, walaupun aku tau aku salah kaya gini “. Ucap Reza
“kalo kamu tau ini salah kenapa kamu msh bicara kaya gitu sama aku? Jujur aku juga cinta sama kamu tapi aku sahabat Karin & Karin itu mantan kamu Za”. Jawab Dira dengan raut wajah yang mulai berubah dengan jatuhnya butir2an airmata dipipinya.
“aku tau itu . tapi aku gak bisa bohongin perasaan aku Ra kalo aku sayang sama kamu” . ucap Reza menegaskan .
“aku tau Za, tapi mungkin untuk saat ini kita masih belum bisa nerima kamu”. Ucap Dira dengan airmata yang semakin deras.
Kemudian Reza menghapus airmata Dira & memeluk Dira seakan2 Reza tidak ingin kehilangan Dira. Di pelukan Reza, Dira hanya menangis. Dan akhirnya Reza memutuskan untuk mengajak Dira pulang.
Keesokan harinya Dira berangkat sekolah bersama Sheilla sahabatnya yang juga sahabat Karin . diperjalanan sekolah Dira hanya diam saja sehingga membuat Sheilla binggung akan sikap sahabatnya itu .
“Ra, lo kenapa ? apa karna Reza?”. Tanya Sheilla .
“Iya, gue binggung Sheill gmn caranya bilang ke Karin kalo selama ini gue mulai deket sama Reza. Gue tau Karin masih sayang banget sama Reza”. Ucap Dira dengan mata yang sembab.
“sabar yah Ra, gue selalu ada kok buat lo , walaupun lo & Karin sahabat gue tapi gue tetep dukung lo”. Jawab Sheilla sambil ngerangkul pundak Dira.
“makasih ya Sheill, lo emang sahabat gue yang paling baik ‘. Jawab Dira dengan senyum palsunya .
“ nanti coba gue ngomong sama Reza deh baiknya gimana”. Jawab Sheilla.
Sesampainya di sekolah Sheilla langsung mencari Reza & mengajak Reza untuk berbicara kepada Karin kalau Reza sayang sama sahabat Karin yaitu Dira.
“Za, udah ayuk bicara sama Karinnya kalo emang lo bener2 sayang sama Dira”. Bisik Sheilla
“Rin, gue mau bicara sama lo , kalo sebenernya selama ini gue deket sama Dira, & gue sayang sama Dira. Gue mohon banget sama lo , jangan musuhin Dira ataupun jauhin Dira”. Ucap Reza
“jadi selama ini yang gue denger itu bener? . lo tuh ya Za gak ngertiin gue banget, gue masih sayang sama lo & sekarang lo deket sama sahabat gue sendiri. bener2 keterlaluan lo ya Za”. jawab Karin yang langsung berlari meninggalkan Sheilla & Reza.
Disebuah taman sekolah Karin menangis & Dira langsung menghampiri Karin.
“Rin, maafin gue. Gue tau gue salah karna sebenernya selama ini guee….’.ucap Dira yang belum selesai berbicara karna Karin langsung pergi ketika melihat Dira.
Kemudian Dira terdiam & menangis karna dia berfikir kalau itu salah dia.
Berhari2 Dira tidak masuk sekolah tanpa keterangan. Reza sering kali dateng kerumahnya tetapi Reza tak mendapatkan hasil apa2. Begitu juga Sheilla dia dateng kerumah Dira tetapi orang rumahnya selalu bilang kalau Dira tidak mau bertemu siapa2.
Sampai pada akhirnya tanggal 4 Februari adalah hari ulang tahun Dira. Reza membuat surprise buat Dira walaupun Reza belum tahu apakah Dira ingin menemuinya atau tidak . Reza dibantu oleh Sheilla. Reza sengaja memesan sebuah kue tart yang besar dengan tulisan “Happy SweetSeveenteen Dira Indira” dan membooking sebuah café di Jakarta Selatan khusus untuk Dira. Ketika Reza & Sheilla sedang menyiapkan semuanya tiba2 Karin dateng menghampiri mereka.
“Za, maafin aku kalo selama ini aku jahat & udah ngebuat Dira gak ada kabar kaya gini “. Ucap Karin.
“ iya gapapa, seharusnya aku yang minta maaf dan ini salah aku udah buat Dira gak ada kabar kaya gini”. Jawab Reza
“aku udah restuin kalian berdua kok. Sekarang aku bantuin Sheilla ya Za, sekarang kamu kerumah Dira, tadi aku udah kerumah dia buat minta maaf & dia udah mau ketemu kamu lagi” ucap Karin.
“ yaudah aku pergi dulu ya, Sheill tolong lanjutin ya” ucap Reza & langsung pergi kerumah Dira.
Sesampainya di rumaah Dira, Reza langsung menghampiri Dira yang sedang duduk sendiri
“ hai cewe ngelamun aja”. Ucap Reza
“hai , eh Reza”. Jawab Dira ynag tersadar dari lamunannya.
“kamu siap2 sekarang ya, aku mau ajak kamu kesuatu tempat & pake dress ini ya”. Ucap Reza & segera memberikan sebuah dress yang terbungkus rapih didalamnya.
“ tunggu sebentar ya aku siap2 dulu” jawab Dira yang segera mengambil dress dari tangan Reza.
Sedangkan Reza  juga segera berganti baju dengan kemeja putih yang dipadukan dengan jas hitam yang membuat Reza terlihat semakin ganteng. Tidak lama pun Dira dateng dengan menggunakan dress berwarna merah muda sedengkul yang dipadukan dengan accessories ditanggannya & dengan heels berwarna hitam dan rambut yang sengaja digerai.
Setelah itu Dira & Reza pun berangkat sebelum pergi Reza sengaja menutup mata Dira dengan sapu tangan agar suprisenya berjalan dengan lancar. Sesampainya di café Reza segera membawa Dira dengan mata dira yang masih ditutupin dengan sapu tangan. Terlihat teman2 & ternyata orangtua Dira pun ada disana.
“aku buka ya, tapi matanya jangan melek dulu sebelum aku hitung sampai 3”. Ucap Rezaa
“ Iya Za, cepetan ah kenapa mesti ditutup2in gini sih”. Tanya Dira.
“baweel deh , udah sekarang 1,2,3 boleh buka matanya”. Ucap Reza yang berdiri didepan Dira.
“Za, ada apa ini? Siapa yang ulang tahun? Kok ada mamah papah aku?”. Tanya Dira kebinggungan.
“ini surprise buat kamu, hari ini kan kamu ulang tahun ke 17”. Ucap Reza.
“sebelum kita mulai acara ini, aku pengen semua orang yang dateng kesini menjadi saksi cinta kita, aku cinta kamu Dira Indira, aku sayang kamu Dira Indira, kamu mau kan jadi pacar aku ?”. Reza melanjutkan pembicaraannya sambil membungkukan badannya dan memberikan Dira sebuah bunga mawar merah.
“ iya aku mau Za jadi pacar kamu J “. Jawab Dira & mengambil bunga mawar merah dari tangan Reza.
Setelah itu undangan yang hadir menepuk tangan & lantunan lagu “happy birthday” pun terdengar dari mulut Reza & yang lain mengikuti, setelah itu Dira meniup lilin & memotong kuenya . kue pertama Dira berikan untuk mamah, kedua untuk papahnya,& ketiga untuk Reza.  Reza & Dira pun menyanyikan sebuah lagu yang berjudul “Aku Cinta Kamu” sebagai penutup acara.
Dan akhirnya hari ini menjadi hari yang sangat berarti untuk Dira sekaligus pun Reza
~end~

                                                            By : Siska Ayu Fitriyani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar